Dyslipidemia

10 11 2009

Dyslipidemia dibagi menjadi 2 yaitu : primer dan sekunder Dyslipidemia primer Ada 3 bagian: Isolated Hypercholesterolemia • Familial Hypercholesterolemia Heterozygotes : total Chol = 7-13(275-500) Homozygotes : total Chol = >13(>500) Keduanya mengalami kenaikan jumlah LDLnya dengan phenotype IIa Memiliki tanda2 klinis: o Heterozygotes :biasanya ada perkembangan xanthomas pada dewasa dan penyakit vascular pada 30-50 tahun o Homozygotes: biasanya ada perkembangan xanthomas pada dewasa dan penyakit vascular pada anak-anak • Familial defective apo B100 Heterozygotes : total Chol = 7-13(275-500) Ada kenaikan jumlah LDL nya dengan phenotype IIa Isolated Hypertrigliceridemia • Familial hypertrigliceridemia TG=2,8-8,5,(250-500)(plasma berkabut) ada kenaikan VLDL dengan phenotype IV Memiliki tanda klinis : asymptomatic,ada resiko kenaikan penyakit vascular • Familial lipoprotein lipase deficiency TG>8,5(>750)(plasma seperti susu),ada kenaikan kilomikron dengan phenotype IV Memiliki tanda klinis : asymptomatic,pancreatitis,nyeri abdomen,hepatosplenomegaly Campuran kedua diatas • Combined Hyperlipidemia TG=2,8-8,5(250-750)Total chol=6,5-13(250-500),ada kenaikan VLDL,LDL dengan phenotype IIb Memiliki tanda klinis:asymptomatic,sampai penyalkiy vascular berkembang • Dysbetalipoproteinemia TG=2,8-5,6(250-500)Total chol=6,5-13(250-500),ada kenaikan VLDL,IDL,LDL normal Memiliki tanda2 klinis : asymptomatic samapai penyakit vascular berkembang,ada palmar atau tuboeruptive xanthomas Dyslipidemia Sekunder Dibagi menjadi 4 yaitu: Hypercholesterolemia • Hypothyroidisme • Obstructive liver disease • Nephrotic syndrome Hypertiglyceridemia • DM • Alcohol • Stress Hypocholesterolemia • Malnutrition • Malabsorption • Hyperthyroidisme LOW LDL • Malnutrition • Obesity • Rokok Diagnosis Indikasi : • Keturunan • Xantomatosis • DM • Obesitas • Alkoholisme Persiapan puasa 12-24 jam.Untuk skrining tidak perlu puasa dan yang diukur biasanya hanya kolesterol dan trigliserol Kadar kolesterol total : • Diinginkan :<200mg/dl • Borderline : 200-239 mg/dl • Tinggi :lebih besar atau sama 240 mg/dl Resiko Tinggi LDL kolesterol:lebih besar atau sama 130,borderline 100-129,low:<100 HDL kolesterol :<40,borderline 40-59,low:leboh besar atau sama 60 Trigliserida :lebih besar atau sama 400,borderline 150-399,low <150 Penatalaksanaan • Pengaturan pola makan • Perubahan pola hidup • Medikamentosa Faktor resiko penyakit kardiovaskular • Usia laki2 >45 th,perempuan >55 th • Merokok • Hipertensi • DM • Gemuk Diet : selalu harus diusahakan supaya pada tiap pasien dengan hyperlipidemia,pengobatan nonfarmakologik berupa diet gerak badan adalah pengobatan awal yang pertama kali harus dicoba secara maksimal,baru bila gagal boleh ditambahkan obat2an.Dalam penerapan diet tersebut perlu diperhatikan hal2 berikut : • Pengendalian berat badan,bila pasien gemuk berikan diet rendah kalori dan gerak badan hingga mencapai berat badan normal • Konsumsi karbohidrat kompleks ditingkatkan • Penggunaan asam oleat dan asam linoleat • Kurangi garam • Peningkatan konsumsi buah,sayur-sayuran dan serat • Bila diet PERKENI masih belum menolong terutama pada pasien dengan kadar lipid yang sangat tinggi boleh dicoba dengan diet tahap 2(step2)NCEP Medikamentosa Obat2 yang dipakai:HMG-CoA reductase inhibitor( simvastatin,Lovastatin),Bile Acid Sequestrants(Cholesteramin,Cholestipol),Fibric Acid Derivates(Clofibrate,Gemfibrozil),Nicotinic Acid(Niacin,Niaspan),Probucol(probucol),Ezietimibe(Ezetrol) Komplikasi dari Hyperlipidemia dan Dyslipidemia Abnormalitas transport dan metabolisme kilomikron merupakan predisposisi penyakit atherosclerosis dan hiperlipidemia postprandial yang merupakan factor resiko penyakit jantung koroner,Mengapa?karena kilomikron dan remnantnya diuptake oleh sel2 dinding pembuluh darah,termasuk monosit yang akan migrasi dari plasma ke dinding pembuluh darah tersebut menjadi makrofag.Kilomikron yang lolos dari subintima akan diendositosis oleh makrofag mengakibatkan penumpukan ester kolesteril hingga menjadi Foam cell yang merupakan lesi seluler yang paling awal dari plak atherosclerosis.Jadi bila kadar postprandial kilomikron dan remnatnya meningkat atau bila klirennya dari plasma memanjang,maka pengangkutan kolesterol kedinding arteri akan meningkat

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: